Agama Universal
Islam adalah agama
yang universal/integral/menyeluruh atau agama yang SYAMIL. Kemenyeluruhan atau
universalitas Islam (syumuliyyatul Islam) meliputi segala aspek. Paling tidak,
ada 3 aspek syumuliyyatul Islam :
1.
Universal dari segi
MASA (شُمُوْلِيَّةُ
الزَّمَانِ)
2.
Universal dari segi
SISTEM (شُمُوْلِيَّةُ
الْمِنْهَاجِ)
3.
Universal dari segi
TEMPAT (شُمُوْلِيَّةُ
الْمَكَانِ)
Dari Masa ke Masa (شُمُوْلِيَّةُ
الزَّمَانِ)
·
Islam adalah agama
manusia pertama (Nabi Adam AS) dan para nabi dan rasul setelahnya, sampai
berakhir pada Nabi Muhammad SAW.
·
Jadi Islam adalah
agama dari masa ke masa, tidak pernah terputus.
Islam Agama
Satu-satunya.
·
Allah SWT menegaskan bahwa sebutan MUSLIMIN
(orang-orang Islam) bukan sebutan baru bagi umat Nabi Muhammad SAW, tapi
seluruh pengikut para Nabi dan Rasul disebut Muslimin.
·
22:78 هُوَ سَمَّاكُمُ
الْمُسْلِمِينَ مِنْ قَبْلُ وَفِي هَذَا
Kesatuan Risalah وَحْدَةُ
الرِّسَالَة)ِ)
·
Islam menyeluruh dari
zaman ke zaman karena adanya kesatuan risalah para Rasul yang diutus Allah SWT
·
21:25 misi para rasul
adalah sama: akidah dan ibadah
·
Tidak ada dari rasul
yang kemudian mendirikan agama baru, dengan penyembahan yang baru, misalnya
menyembah dirinya (3:79)
·
Bahkan Al-Qur’an itu
sudah disebut-sebut di kitab-kitab sebelumnya (26:196)
Risalah Penutup
·
Kesatuan risalah
(misi) itu sampai dengan risalah yang dibawa oleh penutup para Nabi, Muhammad
SAW (33:40)
·
Inilah risalah
terakhir (penutup) sekaligus penghapus, penyempurna risalah-risalah sebelumnya
·
9:33, 48:28, 61:9
Allah mengutus rasul itu membawa dua hal: al-Huda dan Islam (agama yang benar)
Universal dari segi
SISTEM (شُمُوْلِيَّةُ
الْمِنْهَاجِ)
Syumuliyyatul Islam
yang kedua adalah syumuliyyatul minhaj (universalitas dari segi sistem atau
tatanan). Minhaj Islam memang meliputi seluruh sendi kehidupan manusia, tidak
ada yang terlupakan. Karena itu, tidak boleh memecah-mecah ajaran Islam
(sekularisme sangat ditolak dalam Islam!). 2:85 أَفَتُؤْمِنُونَ
بِبَعْضِ الْكِتَابِ وَتَكْفُرُونَ بِبَعْضٍ à Allah marah kepada orang yang beriman kepada
sebagian Al-Qur’an, dan ingkar terhadap sebagian yang lain à balasannya? kenistaan dalam kehidupan dunia, dan pada hari
kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang sangat berat. Allah SWT yang
menurunkan Islam adalah Dzat yang Maha Mengetahui, sehingga sistem Islam
merinci segala hal. 6:38 مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ (Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al
Kitab). 16:89 وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ (Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al
Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu).
Bangunan yang Utuh :
Minhaj Islam laksana
sebuah bangunan yang utuh; ia memiliki
1.
Pondasi (اَلأَسَاسُ)
2.
Bangunan (اَلْبِنَاءُ)
3.
Pendukung atau atap (اَلْمُؤَيِّدَاتُ)
Bangunan Islam.
·
Pondasinya adalah
syahadatain
·
Tiang-tiangnya adalah
empat rukun Islam lainnya: shalat, puasa, zakat, hajji àapakah bangunan yang hanya pondasi dan tiang sudah cukup? Ada
yang mau tinggal di situ?
·
Dinding-dindingnya ada
empat:
– Sistem sosial (الإجتماعي)
– Sistem politik (السياسي)
– Sistem ekonomi (الإقتصادي)
– Sistem budaya (الثقافي)
Atapnya
adalah jihad fi sabilillah. Secara lebih sederhana, minhaj yang utuh yang
diserupakan dengan bangunan yang utuh, terdiri dari :
1.
Pondasi: akidah
2.
Bangunannya: ibadah
dan akhlak
3.
Atapnya: jihad dan
dakwah
Pondasi atau Asas.
·
Asas bangunan Islam
adalah asas yang paling kokoh: AQIDAH yang terangkum dalam syahadatain (rukun
Islam pertama) dan enam rukun Iman
·
Sedangkan asas yang
lain seperti tepian jurang yang hampir longsor
·
9:109 inilah
perbandingan antara asas aqidah (takwa) dan asas lainnya
– Bangunan yang didirikan atas asas akidah akan
kokoh
– Bangunan berasas yang lainnya akan roboh dan
jatuh ke jurang àberbahaya sekali
Jenis Pondasi.
·
Keperluan akan tingkat kekuatan pondasi
bergantung pada bangunan yang akan didirikan di atasnya
·
Bagaimana dengan Islam? Islam adalah tinggi,
tidak ada yang lebih tinggi dari Islam à bangunan
tertinggi à pondasinya mesti super kuat
·
Wajar kalau Rasulullah SAW membuat pondasi ini
memerlukan waktu lebih banyak (13 tahun) dibanding bangunannya itu sendiri
Bangunan ini didirikan di atas pondasi akidah
yang kokoh à akan
berdiri tegak. Intinya ada dua:
1.
IBADAH dalam arti luas: mahdhah (khusus,
ritual) dan ‘ammah (semua perbuatan baik, termasuk empat dinding-dinding tadi)
2.
AKHLAK: tata pergaulan antara manusia dengan Allah,
sesamanya, lingkungan, dan juga dirinya sendiri
Pentingnya Jihad.
29:6, 69 bahwa “hidayah itu setelah berjihad” (اَلْهِدَايَةُ بَعْدَ
الْجُهْدِ).47:31 Allah akan menyeleksi atau memilih
manusia: jihad – tidak?. Setelah jihad: sadar – tidak?. Jihad juga disebut
puncaknya ibadah (قِيْمَةُ الْعِبَادَةِ).
Universal dari Segi
Tempat (شُمُوْلِيَّةُ
الْمَكَانِ)
·
Islam berlaku untuk
segala tempat (seluruh dunia)
·
Segala tempat di bumi
ini à mesti tegak Islam di atasnya
·
Jadi, tidak ada hak
manusia mengusir orang-orang Islam à pengusiran
adalah pelanggaran (22:40)
·
90:2 Makkah adalah
halal untuk tempat tinggal Rasulullah, tapi orang-orang kafir mengusir beliau
SAW
Kesatuan Alam.
• Karena Penciptanya satu, maka alamnya juga
satu 2:29
• Tidak ada alam lain yang diciptakan oleh
pencipta yang lain
• 67:15 Allah yang menciptakan bumi
• Jadi Islam-lah satu-satunya yang Allah
berlakukan di bumi Allah ini (3:19)
• Selain Islam, tidak berlaku dan tidak diakui
(3:85)
10 Sistem Hidup
Secara rinci, ada 10
sistem hidup dalam Islam
1.
Sistem keyakinan (اَلاِعْتِقَادِيُّ)
2.
Sistem akhlak (اَلأَخْلاَقِيُّ)
3.
Sistem perilaku (اَلسُّلُوْكِيُّ)
4.
Sistem perasaan (اَلشُّعُوْرِيُّ)
5.
Sistem pendidikan (اَلتَّرْبَوِيُّ)
6.
Sistem sosial (اَلاِجْتِمَاعِيُّ)
7.
Sistem politik (اَلسِّيَاسِيُّ)
8.
Sistem ekonomi (اَلاِقْتِصَادِيُّ)
9.
Sistem militer (اَلْعَسْكَرِيُّ)
10.
Sistem hukum
perundang-undangan (اَلْجِنَائِيُّ)
·
No comments:
Post a Comment